MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI LANSIA MELALUI PEMBERDAYAAN TAMAN BACAAN LANSIA BERBASIS PSYCHOLOGICAL WELL-BEING DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL

Penulis

  • Mahilda Dea Komalasari, Sukadari, Ahmad Mabruri Wihaskoro Universitas PGRI Yogyakarta SDIT Insan Utama Yogyakarta

Kata Kunci:

literasi, taman bacaan, psychological well-being

Abstrak

Program kemitraan masyarakat (PKM) ini mengkaji tentang pemberdayaan taman bacaan lansia berbasis psychological well-being di Kabupaten Gunungkidul. Program ini bertujuan mengetahui peran pemberdayaan taman bacaan lansia berbasis psychological well-being dalam meningkatkan kemampuan literasi lansia. Studi ini menggunakan metode Participatory Rural Appraisal dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Studi ini menunjukkan bahwa taman bacaan lansia di dusun Tanggulangin, Genjahan, Ponjong, Gunungkidul berperan sebagai sumber belajar lansia, sumber informasi, serta sarana edukasi bagi lansia untuk mengoptimalkan potensi para lansia.


Kata kunci: literasi, taman bacaan, psychological well-being

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Presiden RI. (1998). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 1998 Tentang Kesejahteraan Lanjut Usia.

Ridarineni, N. (2013). Lansia Terlantar di DIY Meningkat 16,79 Persen. Republika edisi 23 Februari 2013.

Sucahyo, N. (2017). Gunungkidul dan Bunuh Diri: Antara Mitos dan Depresi. VOA Indonesia edisi 22 November 2017. Diambil pada tanggal 30 Agustus 2018 dari https://www.voaindonesia.com/a/gunungkidul dan-bunuh-diri-antara-mitos-dan- depresi/4128916.html.

Djohani, Rianingsih. (2003). Partisipasi, Pemberdayaan, dan Demokratisasi Komunitas: Reposisi Participatory Rural Appraisal (PRA) dalam Program Pengembangan Masyarakat. Bandung: Studio Driya Media.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2019-11-29