Praktik Pendidikan Gizi Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu tentang Pencegahan Stunting di Dusun Sidokerto Desa Purwomartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman

Authors

  • Casnuri, Endang Lestiawati, Nur Hayani 1 Program Studi Kebidanan Program Diploma Tiga, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Yogyakarta 2 Program Studi Keperawatan Program Sarjana, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Yogyakarta 3 Mahasiswa Program Studi Kebidanan Program Diploma Tiga, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Respati Yogyakarta

Keywords:

dukasi Gizi, Pengetahuan, Pencegahan Stunting

Abstract

Latar Belakang: Stunting adalah gangguan tumbuh kembang yang disebabkan oleh kekurangan asupan gizi yang tidak sesuai dengan kebutuhan yang dialami anak dibawah usia 2 tahun atau 1000 hari sejak lahir. Angka prevalensi stunting di Indonesia sebesar 24,4% pada tahun 2021 dan sebanyak 17,3% di DIY, sedangkan di Kapanewon Kalasan sebesar 7,4%. Persentase ini menempatkan Kalasan menjadi kapanewon dengan angka stunting tertinggi di wilayah Kabupaten Sleman. Salah satu upaya untuk menurunkan prevalensi stunting adalah dengan meningkatkan pengetahuan ibu tentang Praktik Edukasi Gizi. Praktik edukasi gizi merupakan suatu metode serta upaya untuk meningkatkan pengetahuan gizi dan perilaku pemberian makan sehingga terciptanya status gizi optimal. Tujuan Penelitian : Mengetahui pengaruh praktik edukasi gizi terhadap peningkatan pengetahuan ibu balita sebagai upaya pencegahan stunting di Dusun Sidokerto Kalurahan Purwomartani Kapanewon Kalasan. Metode Penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan rancangan one group pre-test and post-test design Nonequivalent Control Group, teknik pengambilan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 18 orang ibu balita pada kelompok perlakuan dan kontrol. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan pada awal sesi sebelum diberikan pendidikan gizi tentang pemberian makan pada balita sebagai salah satu risiko stunting, mayoritas ibu masih memiliki pengetahuan yang cukup (57,9%) dan kurang (36,8%). Hanya 5,3% yang memiliki pengetahuan gizi baik, namun setelah edukasi gizi, 68,4% ibu memiliki tingkat pengetahuan baik. Rerata skor sebelum edukasi sebesar 60,5 + 18,9 dan meningkat menjadi 88,4 + 13,8 setelah edukasi gizi (P<0,05). Kesimpulan: Pendidikan gizi secara signifikan dapat meningkatkan pengetahuan ibu terkait pemberian makan pada balita sebagai upaya pencegahan stunting.

Downloads

Download data is not yet available.

References

WHO (2013). Stunting in Nutshell. World Health Organization. https://www.who.int/nutrition healthygrowthproj_stunted_videos/en/ - Diakses Juni 2020.

KemenKes (2018). Buletin Stunting. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Gustina, S., Araya, W., & Jumielsa, J. (2018). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Pencegahan Stunting Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Ibu Di Kelurahan Pahandut Palangka Raya. Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan, 9(2), 582-591.

Saragih, Jumaini, & Indriati. (2013). Gambaran Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Keluarga Tentang Perawatan Pasien Resiko Perilaku Kekerasan Di Rumah.

Dewi M, Aminah M. (2016). Pengaruh edukasi gizi terhadap feeding practice ibu balita stunting usia 6-24 bulan. Indonesian Journal Human Nutrition. Vol. 3(1):1– 8.

Siregar A. Pemberian ASI Eksklusif dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. USU Digital Library. 2014 Januari : 3.

DepKes (2018). Riset Kesehatan Dasar (RisKesDas). Departemen Kesehatan Republik Indonesia. http://www.depkes.go.id/resources/download/info- terkini/hasil-riskesdas2018.pdf -Diakses Juni 2020

Aryani, A., Indriyati, & Linda, R. P. D. M. (2021). Peningkatan Pengetrahuan Ibu Melalui Pendidikan Kesehatan Tentang Pencegahan Stunting Pada Anak. The Mathematical Gazette, 12(1), 13–19. https://doi.org/10.2307/3615019

Astarani, K., & Werdiningsih, A. (2012). Role in Meeting the Needs of Mother on Child Development Preschoolers. Jurnal Penelitian STIKES Kediri, 5(1), 82- 98–98.

Notoatmodjo, S., 2014, Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Sara Herlina & Nurmaliza. 2017. Pola Asuh Dalam Pemberian Makanan Terhadap Status Gizi Balita Di Kota Pekanbaru Tahun 2017.

Imelda, Rahman.N, Nur.R. Faktor Resiko Kejadian Stunting pada Anak Umur 2- 5 Tahun di Puskesmas Biromaru. Jurnal Gizi dan Kesehatan. 2018 Juli 2;1 : 40-2.

Downloads

Published

2023-02-14