Perilaku Kesehatan Cenderung Berisiko Seks Bebas pada Remaja di Padukuhan Pondok 1 Widodomartani, Ngemplak, Sleman

Authors

  • Endang Nurul Syafitri Universitas Respati Yogyakarta
  • Fajarina Lathu Asmarani Universitas Respati Yogyakarta
  • Melania Wahyuningsih Universitas Respati Yogyakarta

Keywords:

remaja, seks bebas, beresiko

Abstract

Masa remaja merupakan fase penting dalam kehidupan, di mana individu menghadapi banyak tantangan dan risiko perilaku, termasuk perilaku seksual pranikah. Di Indonesia, jumlah remaja yang besar menjadi perhatian, terutama dengan meningkatnya paparan terhadap pornografi dan tingginya angka hubungan seksual pranikah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif yang dilakukan pada Juli 2024 di Padukuhan Pondok I, Desa Widodomartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta. Subjek penelitian adalah remaja di wilayah tersebut yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif untuk mengidentifikasi perilaku kesehatan yang berisiko terhadap seks bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja tidak melakukan aktivitas seksual, namun terdapat perilaku berisiko seperti berciuman dan berpelukan. Paparan informasi terkait seks bebas cukup tinggi, namun perilaku berisiko tetap ada, sehingga menunjukkan perlunya pendidikan kesehatan seksual yang lebih komprehensif. Edukasi ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman remaja terhadap risiko dan membantu mereka membuat keputusan yang sehat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Mawaddah, N., & Prastya, A. (2023). Upaya Peningkatan Kesehatan Mental Remaja Melalui Stimulasi Perkembangan Psikososial Pada Remaja. DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 115-125.

Delvinda, T. F. (2019). Perbedaan Pengetahuan Dan Sikap Tentang Hiv/Aids Melalui Media Instagram Dan Whatsapp Pada Siswa Smkn 2 Padang Tahun 2019 (Doctoral dissertation, Universitas Andalas).

Ningrum, D. N., Gumiarti, G., & Toyibah, A. (2021). Literature Review Faktor Kehamilan Remaja. Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar, 16(2), 362-368.

Supadmi, F. R. S. (2022). Sosialisasi Hepatitis B dengan Menggunakan Video Edukasi pada Kelompok Remaja di Kelurahan Bener Kecamatan Tegalrejo Kota Yogyakarta. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 2(1), 171-176.

Nurlian, N., Saputra, A., & Yana, R. H. (2020). Remaja Kreatif-Produktif sebagai Treatment Pencegahan Terhadap Penyalahgunaan Narkoba pada Remaja di Pedesaan. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar, 1(1), 206-213.

Ramli, M. R. Perilaku Seks Pranikah Pada Pekerja Anak (Pemulung) Di Tpa Tamangapa Antang Kec. Manggala Kota Makassar Tahun 2019.

Hadianti, S. P., Arjuna, A., & Ardiansyah, A. (2024). Hubungan Pola Asuh Orang Tua dan Menonton Video Dewasa dengan Perilaku Seksual pada Remaja. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(1), 425-434.

Purnama, Y. (2020). Faktor penyebab seks bebas pada remaja. Syntax Literate; Jurnal Ilmiah Indonesia, 5(2), 156-163.

Anggraini, T., & Maulidya, E. N. (2020). Dampak paparan pornografi pada anak usia dini. Al- Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 45-55.

Julia, T. E., Sitorus, R. J., & Mahriani, R. (2022). Determinan Usia Pertama Kali Berhubungan Seksual Pada Kelompok Usia 15-24 Tahun Belum Menikah. JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang), 17(1 Juni), 1-8.

Wulandari, M. A., Kartika, D. E., Pradessetia, R., & Syafrizal, R. (2023). Hubungan Faktor Budaya dan Gaya Hidup dengan Perilaku Seks Pranikah pada Remaja. Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan, 2(2), 15-20.

Fariningsih, E. (2021). Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri tentang Seksual Pra Nikah di SMA Negeri" Y" Kota Batam Tahun 2016: Relationship of Knowledge and Attitude about Youth in Sexual Pra Marital SMAN “Y” Batam City 2016. Jurnal Surya Medika (JSM), 6(2), 217-224.

Zainal, Z. (2023). Analisis Perilaku Seks Menyimpang Siswa Smp Di Kota Parepare. Helper: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 40(2), 91-99.

PPNI. (2016). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI)

Akbar, H., KM, S., Epid, M., Qasim, N. M., Hidayani, W. R., KM, S., ... & KM, S. (2021). Teori Kesehatan Reproduksi. Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.

Ramadhatsani, S., Apsari, N. C., & Taftazani, B. M. (2024). Memahami Kekerasan dalam Pacaran Secara Resiprokal: Studi Kasus tentang Dinamika Hubungan yang Melibatkan Kekerasan Gegar Beralasan. Themis: Jurnal Ilmu Hukum, 1(2), 55-67.

Vika, F. A. (2022). Hubungan Kematangan Emosi Dengan Kecenderungan Berperilaku Cyber Dating Abuse Pada Individu Yang Menjalani Long Distance Relationship.

Rahmadawati, D. N., Indria, I., & Murwani, A. E. S. (2023). Representasi Kisah Percintaan Di Era Milenial Dalam Film Bad Boys Vs Crazy Girls. Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE), 2(3), 447-456.

Afriani, D. (2022). Pendidikan Seks Bagi Remaja. Penerbit NEM.

Putri, A. N. (2021). Hubungan Tingkat Pengetahuan, Keterpaparan Media, Teman Sebaya Dengan Perilaku Seksual Berisiko Pada Remaja Sma Negeri 6 Kota Jambi (Doctoral Dissertation, Ilmu Kesehatan Masyarakat).

Emilia, O., & Prabandari, Y. S. (2019). Promosi kesehatan dalam lingkup kesehatan reproduksi. Ugm Press

Harahap, F. (2023). Teori Perkembangan Tahap Hubungan Romantis sebagai Acuan Orang Tua Mendampingi Remaja Berpacaran. Buletin Psikologi, 31(2).

Latif, S. A., & Zulherawan, M. (2019). Penyimpangan Sosial Dalam Prilaku Seks Bebas Dikalangan Remaja. Sisi Lain Realita, 4(2), 56-75.

Freska, N. W., Kep, M., Mahathir, N., & Kom, M. K. S. K. (2023). Gangguan Perilaku Remaja. CV. Mitra Edukasi Negeri.

Oktavia, H. (2019). Hubungan perilaku seksual pranikah dengan pernikahan usia dini pada remaja di wilayah kecamatan kenjeran kota Surabaya (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga).

Downloads

Published

2025-01-06