TINGKAT PENCAPAIAN ASPEK PERKEMBANGAN MOTORIK ANAK

Meity Mulya Susanti

Abstract


Penelitian di Indonesia mendeteksi adanya keterlambatan perkembangan anak pada usia prasekolah mencapai 12,8%-28,5% dari seluruh populasi anak usia prasekolah [6]. Deteksi dini dilakukan pada anak untuk mengetahui tingkat pencapaian perkembangan anak, khususnya aspek motorik. Oleh karena itu perlu dilakukan deteksi dini mengenai gambaran stimulasi yang diberikan orang tua kepada anak agar aspek perkembangan motorik bisa tercapai secara normal dan untuk memahami apa-apa yang harus dikembangkan anak terhadap tingkat pencapaian aspek perkembangan motorik tersebut. Mendapatkan gambaran tentang tingkat pencapaian perkembangan motorik anak. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah siswa RA Shofa Marwa dengan kriteria usia 4-5 tahun, kooperatif dan dapat berkomunikasi dengan baik. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling sebanyak 30 orang. Didapatkan sebagian besar usia ibu adalah 25 tahun (50%), usia anak 5 tahun (56,7%), ibu tidak bekerja sebanyak (63,3%), tingkat pendidikan SMP (50%) dan perkembangan normal (86,7%). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa banyak faktor yang berperan dalam pencapaian perkembangan motorik anak seperti umur, pekerjaan, tingkat pendidikan ibu dan usia anak.

Keywords


perkembangan motorik; anak

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 38
PDF - 132

References


Adriana. 2011. Tumbuh Kembang Anak dan Terapi Bermain pada Anak. Jakarta : Salemba Medika.

DepKes RI. 2006. Pedoman Pelaksaan Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak. Jakarta.

Elizabeth B Hurlock. 2008. Perkembangan Anak : Jakarta Erlangga.

Hidayat, Aziz Alimul. 2009. Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis Data. Salemba Medika: Jakarta.

Intan Fazrin, Wildiana, Trianti, Baba, Amalia, & Smaut. 2018. Pendidikan Kesehatan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Pada Anak di Paud Lab School UNPGRI Kediri. Jurnal of Community Engagement in Healt. Vol.1 No. 2.

Imaniah, M. D. 2013. Perbedaan pencapaian tugas perkembangan anak usia prasekolah pada ibu yang bekerja dan ibu tidak bekerja di desa serut kecamatan panti kabupaten Jember. UNEJ.

Janice J Beaty. 2013. Observasi Perkembangan Anak Usia Dini. Jakarta Kencana Prenadamedia Group. hal.200.

Muntiani, Supartini. 2013. Hubungan ibu bekerja dengan perkembangan balita usia 4-5 tahun di TK Dharma Wanita Desa Grogol Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo. Embrio Jurnal Kebidanan. Vol. 3. Agustus 2013.

Ningsih, Andri Setia. 2015. Identifikasi Perkembangan Keterampilan Motorik Halus Anak dalam berbagai Kegiatan Main di Kelompok B TK segugus Parkit Banyu Urip Purworejo. UNY.

Sitaresmi, M. N., Ismail, D. and Wahab, A. 2016. Risk factors of developmental delay: a community-based study. Paediatrica Indonesiana, 48(3), pp. 161–5. doi:10.14238/PI48.3.2008.525.

Soetjiningsih. 2014. Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: EGC.

Sumiyati, Yuliani, D.R. 2016. Hubungan Stimulasi dengan Perkembangan Anak Usia 4-5 Tahun di Desa Karang Tengah Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas. Jurnal LINK, 5 (1), 34-38.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Prosiding Universitas Respati Yogyakarta
 
ISSN 2657-2397 (Print)