MANAGEMEN STRESS SEBAGAI UPAYA MEMINIMALKAN RESIKO BENCANA SOSIAL PADA SISWA DI SMP NEGERI 2 NGEMPLAK SLEMAN YOGYAKARTA

Ririn Wahyu Widayati, Endang Nurul Syafitri, Christin Wiyani

Abstract


Tekanan yang dapat menimbulkan stres pada remaja yang menempuh pendidikan salah satunya yaitu tugas sekolah. Dari dampak stres tersebut perlu ditangani dengan terapi non farmakologi.  Terapi non famakologi untuk mengatasi stres dapat digunakan dengan terapi alternatif yaitu, dengan menggunakan hypnosis diri dan terapi humor. Hasil studi pendahuluan yang telah dilakukan pada siswa SMP Negeri 2 Ngemplak Sleman kelas XI pada tanggal 24 Februari 2019 dengan menggunakan kuesioner DASS 42 di dapatkan data: dari 19 Siswa, 21.1 % Normal, dan lebih dari 50 % mengalami stress.Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan metode ceramah,  diskusi, mempraktekkan bagaimana penerapkan terapi hipnosis diri serta melihat video. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada tanggal 29 Juli 2019 di SMP Negeri 2 Ngemplak Sleman Yogyakarta dikuti oleh 30 siswa. Rata-rata skor pengetahuan siswa sebelum diberikan Pendidikan kesehatan tentang managemen stress, terapi hipnosis diri dan terapi humor adalah 8,26, sedangkan rata - rata skor pengetahuan siswa meningkat menjadi 9,43. Selisih Skor pengetahuan siswa pre test dan post test yaitu 1,17. Peningkatan skor Pre-test dan post-test tingkat pengetahuan sebanyak 1,17 setelah diberikan Pendidikan kesehatan tentang managemen stress. Pengetahuan merupakan hasil dari tahu, dan ini terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu. Dalam pengabdian masyarakat ini di ketahui bahwa siswa mendengar informasi tentang managemen stress sehingga dari informasi yang di peroleh tersebut dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang managemen stress pada siswa sekolah. Peserta penyuluhan kesehatan mengalami peningkatan pengetahuan sebanyak 1,17 tentang pentingnya kesehatan jiwa. Penyuluhan kesehatan direkomendasikan untuk memberikan pelatihan penanganan kasus kegawatdaruratan pada kondisi krisis kepada seluruh siswa, guru dan karyawan yang ada di SMP Negeri 2 Ngemplak Sleman Yogyakarta.

Kata Kunci: managemen stres, bencana sosial, siswa


Keywords


managemen stres, bencana sosial, siswa

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 7
PDF - 4

References


Santrock, J.W. (2011). Life-Span Development,Perkembangan Masa Hidup Jilid 1 (edisi kelima). Jakarta: Erlangga.

El-Aziz, K. M., & Rahayu, P. P. (2017). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Stres Remaja Pada Tahun Pertama Di Pondok Pesantren AL-Munawwir Krapyak Yogyakarta

Mulyani, Aty. (2010). Fenomena Stres Di Sekolah Berbasis Boarding School.

Mumpuni, Y., & Wulandari, A. (2010). Cara jitu mengatasi Stress. Yogyakarta: ANDI Yogyakarta.

Rikerdas. (2018). Internet.Hasil Rikerdas 2018-Kementrian Kesehatan (http://www.depkes.go.id/resources/download/infoterkini/materi_r korpop_2018/Hasil%20Ris kesdas%202018.pdf diakses pada 27 Oktober 2019

Priyoto. (2014). Konsep Manajemen Stress. Yogyakarta: Nuha Medika.

Bulechek, G. M., Butcher, H. K., Dochterman, J. M., & Wagner, C. M.

(2016). Nursing Intervensions Classification. (I. Nurjanah & R. Tumanggor, Eds.) (Edisi Baha). Yogyakarta: Mocomedia.

Kozier, B., Erb, G., Berman, A., & Snyder, S. J. (2010). Buku Ajar Fundamental Keperawatan (7th ed.). Jakarta: Buku Kedokteran EGC.

Saam, Z., & Wahyuni, S. (2014). Psikologi Keperawatan. Jakarta: Rajawali Pers.

Lukaningsih, Z. L., & Bandiyah, siti. (2011). Psikologi Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Media.

Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Prosiding Universitas Respati Yogyakarta
 
ISSN 2657-2397 (Print)